Wonoharjo, Pangandaran – 15 Juli 2025
Setelah berlangsung sengit dan penuh semangat, Turnamen Bola Voli Putra Antar Desa Se-Kabupaten Pangandaran yang digelar di Desa Wonoharjo resmi berakhir dengan sukses. Ajang olahraga bergengsi ini menjadi bagian dari Milangkala Desa Wonoharjo ke-47, sekaligus menjadi magnet hiburan yang menyatukan warga dari berbagai penjuru desa.
Pertandingan final yang digelar beberapa waktu lalu berlangsung meriah, disaksikan ratusan penonton yang memadati area lapangan utama. Hasil akhir menobatkan Desa Cibenda sebagai Juara 1, disusul oleh Desa Cigugur sebagai Juara 2, Desa Pananjung di posisi Juara 3, dan Desa Babakan sebagai Juara 4.
Perwakilan tim Desa Cibenda mengaku sangat bangga bisa meraih gelar juara pertama. “Ini buah dari kerja keras dan latihan tim selama ini. Kami juga senang bisa tampil di hadapan penonton yang luar biasa meriah,” ujar salah satu pemain usai pertandingan.
Ketua Panitia, Bapak Bambang Turisno, menyampaikan bahwa salah satu tantangan utama selama pelaksanaan adalah cuaca yang tidak menentu, terutama hujan yang turun di beberapa hari pertandingan. “Tapi alhamdulillah semua tetap berjalan lancar berkat kerja sama seluruh pihak,” ujarnya.
Antusiasme warga Wonoharjo dan desa-desa lain sangat terasa. “Banyak warga merasa terhibur karena pertandingan mempertemukan pemain-pemain unggulan dari berbagai desa. Atmosfernya seperti nonton turnamen tingkat nasional,” tambahnya.
Turnamen ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal. Para pelaku UMKM di sekitar lapangan mengaku terbantu dengan ramainya penonton. “Dagangan cepat habis, penghasilan meningkat, semoga ada event seperti ini terus,” kata salah satu pedagang.
Rencananya, turnamen ini akan dijadikan agenda rutin tahunan oleh Pemerintah Desa Wonoharjo. “Kegiatan seperti ini penting untuk mempererat hubungan antar desa sekaligus menjadi ajang pencarian bibit atlet potensial yang bisa disiapkan untuk ajang seperti Porda Jabar,” ungkap Kepala Desa Wonoharjo, Bapak Dede Suprapto.
Penutupan turnamen berlangsung hangat dan penuh harapan. Semangat kebersamaan, sportivitas, dan antusiasme masyarakat selama kegiatan ini menjadi bukti bahwa olahraga bisa menjadi alat pemersatu dan penggerak potensi desa.