Pembukaan Lahan di Sisi Pantai Desa Wonoharjo: Langkah Menuju Desa Wisata Unggulan
Pangandaran – Desa Wonoharjo, yang terletak di Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, kini tengah bersiap merintis destinasi wisata unggulan dengan memanfaatkan potensi alamnya. Pemerintah Desa Wonoharjo baru saja memulai langkah besar dengan membuka lahan di sisi pantai Kawasan Kampung Turis Pangandaran tepatnya di sebelah barat Mina Familly Resto untuk dijadikan kawasan desa wisata yang terintegrasi.
Langkah ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui pengelolaan kawasan wisata berbasis potensi lokal. Program ini tidak hanya bertujuan menjadikan Desa Wonoharjo sebagai tujuan wisata baru, tetapi juga meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) yang dapat digunakan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di desa tersebut. Pembukaan ini digalakkan oleh Pemerintah Desa Wonoharjo Bersama dengan BPD, BUMdes dan LKD lainnya yang di ketuai oleh Bpk. Bambang Turisno. Menurutnya, pembukaan lahan ini sebagai Langkah awal untuk membangun desa Wonoharjo sehingga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat dan PADes Desa Wonoharjo
Potensi Wisata Desa Wonoharjo
Desa Wonoharjo dikenal memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Terletak strategis di kawasan Pangandaran, desa ini memiliki hamparan pantai yang indah, suasana pedesaan yang asri, serta kekayaan budaya lokal yang dapat menjadi daya tarik wisatawan. Pemerintah desa berencana mengembangkan kawasan ini menjadi destinasi wisata terpadu yang menawarkan pengalaman unik, seperti wisata pantai, kuliner khas, hiburan, serta atraksi budaya.
Kepala Desa Wonoharjo, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi besar untuk menjadikan Wonoharjo sebagai desa wisata berbasis pemberdayaan masyarakat. “Kami ingin Desa Wonoharjo tidak hanya dikenal karena keindahan pantainya, tetapi juga karena kekayaan budaya dan kuliner lokalnya. Harapan kami, desa wisata ini bisa memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Kepala Desa.
Fokus pada Pemberdayaan Masyarakat Lokal
Pembukaan kawasan wisata ini tidak hanya tentang pengembangan infrastruktur, tetapi juga melibatkan masyarakat secara aktif dalam pengelolaan wisata. Pemerintah desa berencana untuk melatih warga setempat menjadi pelaku usaha di sektor kuliner dan kerajinan. Dengan demikian, proyek ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung ekonomi lokal.
Selain itu, pemerintah desa juga akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Hal ini mencakup pelestarian pantai, pengelolaan sampah, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.
Dukungan Infrastruktur dan Promosi
Untuk mendukung pengembangan kawasan wisata ini, pemerintah desa Wonoharjo juga berencana membangun fasilitas pendukung, seperti area parkir, pusat informasi wisata, dan tempat kuliner. Tidak hanya itu, promosi kawasan wisata ini akan digencarkan melalui berbagai platform digital untuk menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan pembukaan lahan di sisi pantai dan pengembangan kawasan desa wisata, Desa Wonoharjo berharap dapat menjadi destinasi yang tidak hanya menawarkan keindahan alam tetapi juga pengalaman wisata yang berkesan. “Kami optimistis proyek ini dapat meningkatkan perekonomian desa dan menjadikan Wonoharjo sebagai contoh desa wisata yang berhasil dikelola secara mandiri,” tambah Kepala Desa.
Langkah strategis ini mencerminkan semangat gotong royong dan inovasi yang menjadi ciri khas masyarakat Wonoharjo. Dengan kerja sama semua pihak, Desa Wonoharjo berpotensi menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Pangandaran dan bahkan Jawa Barat.
Catatan Redaksi:
Desa Wonoharjo membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar, pemerintah kabupaten, serta investor, untuk merealisasikan rencana ini. Jika dikelola dengan baik, desa wisata Wonoharjo bukan hanya meningkatkan PADes tetapi juga menjadi kebanggaan bersama.