Wonoharjo, Pangandaran – Desa Wonoharjo kembali menjadi pusat kegiatan olahraga bergengsi dengan menjadi tuan rumah Turnamen Bulutangkis Season 2 se-Kabupaten Pangandaran. Acara ini dibuka secara resmi pada Minggu, 4 Mei 2025 di GOR Desa Wonoharjo, dan menjadi salah satu agenda olahraga terbesar yang melibatkan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Pangandaran.
126 Pasangan Bertanding, Dibagi dalam 3 Kelas dan 2 Kategori
Turnamen ini diikuti oleh 126 pasangan pemain bulutangkis yang terbagi dalam dua kategori, yakni kategori putra dan kategori putri. Kateori Putra dibagi ke dalam tiga kelas pertandingan, yaitu:
- Kelas B
- Kelas C
- Kelas D
Menurut Iyan sebagai divisi pemain, "Pembagian kelas ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada pemain dari berbagai tingkat kemampuan untuk bersaing secara adil dan sportif."
Diselenggarakan oleh NKC Wonoharjo dan Karang Taruna Satria Bangkit
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim NKC (Neang Kesang Club) Desa Wonoharjo dan Karang Taruna Satria Bangkit, yang diketuai oleh Sdr. Asep Suwendi. Beliau juga bertindak sebagai Ketua Panitia Turnamen Bulutangkis Wonoharjo 2025.
Dalam sambutannya, Asep menyampaikan bahwa turnamen ini bukan hanya menjadi ajang unjuk prestasi, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antar-pemuda dan desa se-Kabupaten Pangandaran.
"Kami ingin olahraga bulutangkis menjadi sarana membangun karakter pemuda yang sehat, disiplin, dan sportif. Semoga turnamen ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya," ujarnya.
Dibuka Secara Simbolis oleh Kepala Desa Wonoharjo
Turnamen dibuka secara simbolis oleh Kepala Desa Wonoharjo, Bapak Dede Suprapto, yang sangat mendukung kegiatan positif pemuda desa. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran olahraga dalam membangun generasi unggul di tingkat desa.
"Wonoharjo siap menjadi tuan rumah yang mendukung semangat sportivitas dan persaudaraan. Selamat bertanding untuk semua peserta," ujar beliau sebelum melakukan pemukulan shuttlecock sebagai tanda dimulainya pertandingan.
GOR Desa Wonoharjo Jadi Pusat Kompetisi Olahraga Desa
GOR Desa Wonoharjo kini menjadi salah satu fasilitas desa yang aktif dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan olahraga tingkat kabupaten seperti turnamen ini. Diharapkan GOR ini akan terus menjadi pusat kegiatan positif di Desa Wonoharjo.
Kesimpulan
Turnamen Bulutangkis Season 2 Kabupaten Pangandaran di Desa Wonoharjo menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah desa, karang taruna, dan komunitas olahraga dalam memajukan potensi pemuda dan memperkuat persaudaraan antarwarga. Dengan jumlah peserta yang besar dan penyelenggaraan yang tertib, Desa Wonoharjo semakin menegaskan dirinya sebagai desa yang aktif dan produktif di bidang olahraga.